Keberuntungan yang tak Pernah Mengenal Ruang dan Waktu

Pria itu, tak tampak seperti bandar judi yang sebelumnya kubayangkan. Bahkan, bertolak belakang. Semua orang memanggilnya El. Sedikit kuimbuhi Bos, Bos El, ketika malam ini aku menemuinya. Dan untuk itu, aku malah kena semprot olehnya. El tak mau dipanggil demikian, ia berdalih bahwa di atas bos, masih ada bos lagi dan lagi dan lagi. Aku…

Sapa Purnama

untuk: Muhammad Sang Kekasih Malam masih di beranda saat aku menyalami bulan.Tubuhnya kuat, sebuah tanda. Dzikir selalu memelukdi antara debunya. Hangat.Sangat jelas cahaya dari atma. Memancar memberisalam; semoga ternaungi. Dia mengatakan aku beruntung, bumi mengasihi;Melalui udara, sepi, tanah, dan mati. ApalagiTentang gravitasi. Matanya sayu tapi tetap membakar.Kutanyakan, “mengapa?”Sungguh bulan berhasrat, kening yang menyebardi tanah. Sujud.…

Telingaku Selalu Dibisiki, “Kita ini Jangan Seolah-olah.”

Sisa seduhan ekstrak kulit durian yang akhir-akhir ini banyak dikonsumsi oleh Cindy, mungkin sedikit  mempengaruhi aroma ucapan-ucapannya. Kali terakhir ia meminumnya tadi pagi selepas bangun tidur, menggunakan ganggang gelas yang pecah, wadah favoritnya. Cindy memiliki rekan kerja yang setiap pekan biasa memberinya resep-resep jamu. Seorang salesman. Entahlah, teman Cindy begitu keranjingan dengan berbagai candu-candu, termasuk…

Alkisah; Wanita yang Berselimut Tangis

Dari beranda malam wanita berselimut tangis keluarMenuju altar untuk memesan kebahagiaanSatu per satu langkah didikte demi membaca ulang hidupDi gendongan, Bayi yang baru menyalami semesta merengek“Sebentar sayang, siapa tahu senyum Ayahmu masih bisa kita temukan” Bisik wanita dengan suara kepalsuan.“Untuk apa kita cari senyum Ayah, semua tawanya sudah tersulam menjadi selendang pelacur diskotik, Bu!” Jalanan…

Akhir Cerita Yang Kau Pernah Dengar Sebelumnya

Pada suatu masa yang jauh, seorang wanita muda pernah menjadi seindah-indah mimpi yang bisa dibayangkan oleh seorang pemuda murung dan menjadi satu-satunya alasan untuk tidak lagi murung sejak hari pertama pemuda itu melihat sang wanita muda. Pada suatu masa yang jauh, seorang wanita muda adalah alasan pemuda murung memutuskan membuang sebagian besar pakaian berwarna kelabu…